Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Laporan Praktikum

Laporan Praktikum Uji Zat Warna Pada Makanan

Laporan Praktikum Uji Zat Warna Pada Makanan A. PENDAHULUAN Makanan adalah salah satu kebutuhan manusia.dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak terlepas dari makanan. Sebagai kebutuhan dasar , makanan tersebut harus mengandung zat gizi untuk dapat memenuhi fungsinya dan aman dikonsumsi karena makanan yang tidak aman dapat menimbulkan gangguan kesehatan bahkan keracunan (Moehji, 1992). Aneka produk makanan dan minuman yang berwarna-warni tampil semakin menarik. Warna-warni pewarna membuat aneka produk makanan mampu mengundang selera. Meski begitu, konsumen harus berhati-hati. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kerap menemukan produk makanan yang menggunakan pewarna tekstil. Di era modern, bahan pewarna tampaknya sudah tidak bisa dipisahkan dari berbagai jenis makanan dan minuman olahan. Produsen pun berlomba-lomba untuk menarik perhatian para konsumen dengan menambahkan pewarna pada makanan dan minuman. Bahan pewarna yang sering digunakan dalam makanan olahan terdiri da...

PEMERIKSAAN PARASIT PADA SAYURAN SEGAR (LAPORAN PRAKTIKUM PMM)

PEMERIKSAAN PARASIT PADA SAYURAN SEGAR A. Tujuan Praktikum pemeriksaan parasit pada sayuran bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya parasit pada sayuran segar. B. Dasar Teori Parasit merupakan kelompok biota yang pertumbuhan dan hidupnya bergantung pada makhluk lain yang dinamakan inang. Inang dapat berupa binatang atau manusia. Menurut cara hidupnya, parasit dapat dibedakan menjadi ektoparasit dan endoparasit. Ektoparasit adalah jenis parasit yang hidup di permukaan luar tubuh, sedangkan endoparasit adalah parasit yang hidup di dalam organ tubuh inangnya. Parasit yang hidup pada inangnya dalam satu masa/tahapan pertumbuhannya seluruh masa hidupnya sesuai masing-masing jenisnya (Setyorini dan Purwaningsih, 1999). Tanah merupakan sumber penularan yang paling utama dan terpenting untuk berbagai parasit. Penyakit-penyakit parasit yang menular dari tanah disebut Soil-borne parasitoses. Sebagian besar stadium infektif parasit itu terdapat di tanah. Telur yang mengandung larva infektif par...

PEMERIKSAAN BORAKS PADA MAKANAN (LAPORAN PRAKTIKUM PMM)

PEMERIKSAAN BORAKS PADA MAKANAN A. TUJUAN Tujuan dalam praktikum ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahan berbahaya dalam pencampuran pembuatan makanan. B. DASAR TEORI Boraks adalah senyawa berbentuk kristal putih, tidak berbau, dan stabil pada suhu serta tekanan normal. Umumnya digunakan untuk mematri logam, proses pembuatan gelas dan enamel, sebagai pengawet kayu, serta pembasmi kecoa. Boraks biasanya digunakan sebagai bahan pembersih atau antiseptik yang berupa hablur (kristal) berwarna kuning atau serbuk berwarna cokelat, yang bisa juga digunakan membantu melelehkan zat padat. Jika dikonsumsi manusia dapat menimbulkan berbagai penyakit. Sebab, boraks dapat merusak jaringan syaraf, ginjal, dan hati. Menurut Encyclopedi Britanica dan Encyclopedi Nasional Indonesia, kata boraks berasal dari kata Arab, yaitu Bauroq, dan istilah melayunya tingkal, yang berarti putih, merupakan kristal lunak yang mengandung unsur boron, tidak berwarna dan mudah larut dalam air. Boraks merupakan gar...

Laporan Praktikum Desinfektan

Laporan Praktikum Desinfektan   I. TUJUAN Mengenal berbagai jenis desinfektan. Mengetahui kekuatan suatu desinfektan dalam mematikan maupun menghambat pertumbuhan mikroorganisme. II. DASAR TEORI Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita jumpai berbagai macam senyawa kimia baik organik maupun anorganik bersifat racun terhadap jasad renik. Sehubung dengan itu usaha manusia dalam mengatasi jasad renik. Penyebab penyakit banyak dilakukan menggunakan bahan kimia. Senyawa kimia yang mematikan jasad renik disebut dengan disinfektan . Disinfektan adalah zat kimia yang mematikan sel vegetatif tetapi belum tentu mematikan bentuk mikroorganisme penyebab suatu penyakit. Beberapa kelompok utama disinfektan yaitu: Fenol dan persenyawaan penolat Alkohol Hidrogen Logam berat dan persenyawaannya Detergen Aldehid Kemosferilisator gas Oxidator Aerosol Yodium Zat warna Preparat Chlor Sabun Cara kerja zat-zat kimia dalam mematikan atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbeda-beda antara lain denga...

Laporan Praktikum Pembuatan Media Pertumbuhan Jasad Renik

I. PENDAHULUAN i. LATAR BELAKANG Di bumi kita ini selain terdapat mahluk hidup yang menempati, juga terdapat mikroorganisme yang tumbuh di bumi. Contohnya seperti jasad renik. Untuk itu pada praktikum ini kita memepelajari pembuatan medium pertumbuhan jasad renik. Agar bakteri patogen dapat dibiakkan dengan baik, diperlukan tempat (media) yang memungkinkan tumbuh dengan optimal. Oleh karena itu media pembiakan harus mengandung cukup nutrien untk pertumbuhan bakteri. Sealin suhu dan PH yang harus sesuai. Semua organisme memerlukan sumber C (karbon) untuk hidupnya. Ada yang mengambil C dalam bentuk CO2, seperti tumbhan yang mempunyai pigmen fotosintesis. Ada yang hanya mengambil C dari persenyawaan organik saja, misalnya hewan. Bakteri-bakteri ynag menggunakan CO2 seabagi sumber C-nya disebut autotrof. Bakteri-bakteri ini hidup bebas di alam, tidak bergantung pada organisme lainnya. Bakteri-bakteri yang hanya dapat menggunakan senyawa organik sebagai sumber C-nya disebut bakteri Heterot...

Laporan Pemeriksaan Pemanis Pada Makanan dan Minuman

BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang Saat ini, masih banyak pemanis buatan atau sintetis yang beredar dan digunakan sebagai pemanis dalam berbagai produk makanan dan minuman, termasuk yang digunakan dalam beberapa produk minuman berenergi. Hal ini merupakan contoh kasus penggunaan bahan kimia yang belum diawasi secara penuh. Padahal, pihak produsen dapat menggunakan pihak pengawas dalam hal ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) serta Departemen Kesehatan (Depkes) untuk merekomendasikan jenis pemanis lain yang lebih aman. Beberapa pemanis tersebut adalah senyawa-senyawa turunan sukrosa (gula tebu), jenis gula reduksi poliol atau gula alkohol dan gula dari pati-patian (starch sweetener). Pengamatan secara kualitatif terhadap jenis pemanis pada makanan jajanan menunjukkan bahwa pemanis yang digunakan pada sebagian besar makanan jajanan adalah campuran pemanis sintetis sakarin dan siklamat. Pemanis sakarin dan siklamat terdapat pada berbagai jenis makanan jajanan. Sedangkan untuk pema...

Laporan Usap Alat Makanan

BAB I PENDAHULUAN a. Latar Belakang Dalam penyehatan makanan dan minuman, kebersihan alat makan merupakan bagian yang sangat penting dan berpengaruh terhadap kualitas makanan dan minuman. Alat makan yang tidak dicuci dengan bersih dapat menyebabkan organisme atau bibit penyakit yang tertinggal akan berkembang biak dan mencemari makanan yang akan diletakkan di atasnya. Angka kuman dan adanya bakteri coli pada permukaan alat makan yang telah dicuci dapat diketahui dengan melakukan uji dengan cara usap alat makan pada permukaan alat makan. Uji sanitasi alat makan atau alat masak perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kebersihan alat tersebut. Sehingga melalui uji sanitasi alat tersebut, petugas inspeksi dari dinas kesehatan dapat menetapkan apakan alat makan tersebut sudah layak digunakan atau belum. b. Landasan Teori Semua alat makan yang mempunyai peluang bersentuhan dengan makanan harus selalu dijaga dalam keadaan bersih dan tidak ada sisa makanan yang tertinggal pada bagian-bagian a...